TEMPO.CO, Jakarta - Siapa yang tak kenal Buya Hamka, ulama dan sastrawan besar, orang termashyur dengan karya padat nilai. Kutipan-kutipan bijaknya kerap dijadikan nasihat kehidupan, inspirasi dan ...
Buya Hamka meninggal 24 Juli 1981. Ia seorang ulama sastrawan, bergiat sebagai politisi melalui Masyumi dan menjadi ketua MUI pertama. Nama asli Buya Hamka adalah Prof DR. H. Abdul Malik Karim ...
Hamka bukan lagi milik bangsa Indonesia. Tetapi, juga telah menjadi kebanggaan bangsa-bangsa Asia Tenggara” Demikianlah kenyataan Tun Abdul Razak, Perdana Menteri Malaysia ke-2 pada tahun 1974 ketika ...
dan penuh kata-kata manis. Film ini mengisahkan tentang sisi lain kehidupan Buya Hamka. Di sini diperlihatkan Siti Raham menjadi sosok yang memberi kekuatan pada perjuangan Buya Hamka di tengah ...
"Nambo menolak untuk dimakamkan di TMP Kalibata. Padahal saat itu pemerintah sudah menawarkan untuk dimakamkan di TMP Kalibata," kata Ali Akbar Hasyemi, cicit dari Buya Hamka, Selasa (28/3). "Bahkan ...
JawaPos.com - Sutradara Fajar Bustomi memiliki pengalaman berkesan bekerja sama dengan aktor Vino G. Bastian lewat film Buya Hamka yang kini memasuki tahapan post production. Dia mengaku bersyukur ...
Depicts Hamka's childhood in Maninjau, West Sumatra, where he showed a great interest in tradition and literature, despite neglecting his education at the pesantren and often clashing with his father.
A trilogy based on the life of Buya Hamka. Before becoming a figure known to many people, Hamka has gone through several changes, starting from childhood, adolescence, to starting a family.